Metode Perhitungan & Sumber
Halaman ini menjelaskan bagaimana Tanggalan Jawa menghitung weton, neptu, dan penanggalan Jawa, serta sumber yang kami jadikan acuan. Kami menuliskannya secara terbuka agar Anda dapat menilai sendiri keakuratan hasil di situs ini.
1. Weton: Hari + Pasaran
Weton adalah perpaduan antara siklus tujuh hari (Senin–Minggu) dan siklus lima hari pasaran Jawa (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Kedua siklus berputar bersamaan, sehingga satu kombinasi weton yang sama berulang setiap 35 hari (7 × 5). Nama pasaran untuk tanggal tertentu dihitung secara aritmatika dari selisih hari terhadap tanggal acuan yang sudah diketahui pasarannya.
2. Neptu
Setiap hari dan pasaran memiliki nilai (neptu). Jumlah neptu sebuah weton adalah penjumlahan neptu harinya dan neptu pasarannya. Nilai inilah yang menjadi dasar hitungan jodoh, hari baik, dan berbagai perhitungan primbon lainnya. Situs kami memakai nilai neptu baku yang berlaku umum dalam primbon Jawa.
3. Penanggalan Jawa (Tanggal & Bulan Jawa)
Untuk tanggal dan bulan Jawa (misalnya 1 Sura, 9 Sapar), kami tidak memakai konversi Hijriah tabular, melainkan aritmatika windu Jawa asli dengan kurup Asapon. Perhitungan berpijak pada titik acuan (epoch) yang sudah mapan: 1 Sura tahun 1867 (penanggalan Jawa) bertepatan dengan Selasa Pon, 24 Maret 1936 Masehi. Dari titik ini, seluruh tanggal Jawa dihitung maju atau mundur secara konsisten.
4. Verifikasi Silang
Agar tidak sekadar benar secara teori, hasil perhitungan kami cocokkan dengan tanggal-tanggal acuan dari sumber tepercaya, antara lain pemberitaan penanggalan Jawa di media arus utama seperti Kompas serta rujukan penanggalan Jawa yang umum dipakai masyarakat. Kami mengikuti konvensi penanggalan Jawa arus utama yang dipakai mayoritas masyarakat, bukan varian yang berbeda beberapa hari.
5. Catatan & Keterbatasan
Perhitungan weton, neptu, dan tanggal Jawa bersifat pasti dan dapat diverifikasi. Namun tafsir primbon — seperti watak, ramalan jodoh, dan hari baik — adalah bagian dari kearifan lokal dan tradisi budaya, bukan kepastian ilmiah. Gunakanlah sebagai panduan tradisional dan bahan pertimbangan, bukan sebagai satu-satunya dasar pengambilan keputusan penting.
Metode di halaman ini disusun dan dipelihara oleh Ozair Tila. Menemukan tanggal acuan yang tidak cocok? Kami senang dikoreksi — hubungi halo@tanggalanjawa.id.